Kategori: Berita

  • Pertahankan Mutu Ikan Hasil Tangkapan Nelayan,  Dinas Perikanan Buteng Salurkan Bantuan Coolbox bagi Nelayan di Kecamatan Mawasangka

    Pertahankan Mutu Ikan Hasil Tangkapan Nelayan, Dinas Perikanan Buteng Salurkan Bantuan Coolbox bagi Nelayan di Kecamatan Mawasangka

    Ikan hasil tangkapan nelayan dapat mengalami perubahan mutu dengan cepat jika tidak ditangani dengan tepat.  Perubahan kualitas ikan dapat mempengaruhi harga jual sehingga bisa menyebabkan kerugian bagi nelayan.  Oleh karena itu, nelayan perlu melakukan penanganan yang tepat agar kualitas ikan tetap segar sampai di tangan konsumen.

    Menyikapi kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Buton Tengah melalui Dinas Perikanan memfasilitasi pemberian bantuan coolbox bagi nelayan, Kecamatan Mawasangka.   Bantuan coolbox yang diserahkan sebanyak 100 (seratus) buah. Bantuan diserahkan kepada nelayan yang tergabung dalam 13 (tiga belas) Kelompok Usaha Bersama (KUB) di Kecamatan Mawasangka.   

    Bantuan ini merupakan bentuk perhatian Pemerintah Daerah Khususnya Dinas Perikanan bagi nelayan di Kabupaten Buton Tengah.  Hal ini tentu juga menjawab keluhan dari para nelayan dan menjadi solusi untuk mempertahankan mutu ikan agar tetap segar sampai ke tangan konsumen, ungkap Nirwan, S.Pi, Kepala Bidang Pengembangan Usaha Perikanan Tangkap Dinas Perikanan Kabupaten Buton Tengah.

    “Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Buton Tengah Muh. Rijal, SE., MH., menyatakan bahwa Kecamatan Mawasangka bukan hanya merupakan salah satu kecamatan penyuplai ikan di Kabupaten Buton Tengah, tetapi juga bagi kabupaten tetangga Khususnya Kabupaten Muna dan Kota Baubau.  Bahkan untuk ikan ikan ekonomis penting, seperti ikan kerapu, kakap merah dan gurita dikirim sampai keluar daerah dengan tujuan Kendari, Makasar dan Jakarta.

    “Bantuan coolbox ini sangat bermanfaat bagi kami, karena biasanya kami melaut selama 2-3 hari baru Kembali lagi ke Mawasangka”.  Jadi dengan adanya bantuan coolbox ini, ikan yang kami tangkap tetap segar sampai di Mawasangka, ungkap Hane salah satu nelayan penerima coolbox yang biasa menangkap ikan sampai di Kabaena.

  • Tingkatkan Daya Jelajah Kapal Nelayan,  Dinas Perikanan Buteng Salurkan Bantuan Mesin Kapal Perikanan bagi Nelayan di Kecamatan Talaga Raya

    Tingkatkan Daya Jelajah Kapal Nelayan, Dinas Perikanan Buteng Salurkan Bantuan Mesin Kapal Perikanan bagi Nelayan di Kecamatan Talaga Raya

    Untuk meningkatkan daya jelajah kapal nelayan dan meremajakan mesin kapal perikanan, Pemerintah Kabupaten Buton Tengah melalui Dinas Perikanan memfasilitasi pemberian bantuan mesin kapal penangkapan ikan yang berukuran lebih kecil dari 5 GT untuk mendorong peningkatan produksi perikanan tangkap melalui pengelolaan sumberdaya ikan yang Lestari dan berkelanjutan.   

    Bantuan mesin kapal tersebut berupa mesin TS sebanyak 21 (dua puluh satu) unit, yang diserahkan kepada nelayan yang tergabung dalam 4 (empat) Kelompok Usaha Bersama (KUB) di Kecamatan Talaga Raya.  Dengan adanya bantuan mesin kapal ini, diharapkan nelayan dapat menjangkau daerah penangkapan yang lebih luas. 

    Kepala Bidang Pengembangan Usaha Perikanan Tangkap Dinas Perikanan Kabupaten Buton Tengah, Nirwan, S.Pi menyampaikan bahwa bantuan mesin TS yang diserahkan tersebut didesain dengan memperhatikan kebutuhan nelayan di Kecamatan Talaga Raya yang lebih dominan menggunakan mesin TS.   Harapannya adalah setelah bantuan tersebut diberikan dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan hasil tangkapan nelayan yang berkontribusi terhadap pendapatan nelayan.  Kelompok nelayan penerima bantuan juga diberikan buku pencatatan hasil produksi dan diwajibkan melakukan pencatatan hasil tangkapan dan melaporkannya kepada Dinas Perikanan Buton Tengah. 

    “Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Buton Tengah Muh. Rijal, SE., MH., dalam arahannya pada saat penyerahan bantuan menyampaikan bahwa bantuan mesin kapal ini harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya dan tidak boleh diperjualbelikan atau dipindah tangankan kepada pihak lain.  Bantuan mesin kapal ini semata-mata digunakan untuk kapal penangkap ikan, sehingga bantuan yang diberikan dapat mendorong aktivitas penangkapan yang lebih produktif” ujarnya. (15.09.23).

    La Aebo, Nelayan penerima bantuan mesin kapal yang berasal dari Desa Talaga Besar menyampaikan sangat bersyukur bisa menerima bantuan mesin kapal tersebut.  “Kami sangat bersyukur dengan adanya bantuan ini.  Bantuan mesin kapal ini sangat membantu kami untuk mengganti mesin kapal kami yang sudah rusak. Mudah-mudahan dengan adanya bantuan ini kami bisa mendapatkan hasil yang lebih baik lagi karena bisa menjangkau daerah penangkapan yang lebih jauh”.

  • Mudahkan Nelayan Menangkap Ikan,  Dinas Perikanan Buteng Salurkan Bantuan Rumpon bagi Nelayan  di Kecamatan Mawasangka dan Kecamatan Mawasangka Timur

    Mudahkan Nelayan Menangkap Ikan, Dinas Perikanan Buteng Salurkan Bantuan Rumpon bagi Nelayan di Kecamatan Mawasangka dan Kecamatan Mawasangka Timur

    Rumpon merupakan salah satu jenis alat bantu penangkapan ikan yang dipasang di laut, baik laut dangkal maupun laut dalam.  Pemasangan tersebut dimaksudkan untuk menarik gerombolan ikan agar berkumpul di sekitar rumpon, sehingga ikan mudah untuk ditangkap. Pembuatan rumpon ikan sebenarnya adalah salah satu cara untuk mengumpulkan ikan dengan membentuk kondisi dasar laut menjadi mirip dengan kondisi karang-karang alami, di mana rumpon membuat ikan merasa seperti mendapatkan rumah baru.

    Ikan banyak ditemukan di rumpon berkaitan pula dengan pola rantai makanan dimana rumpon menciptakan suatu arena makan dan dimulai dengan tumbuhnya bakteri dan mikroalga ketika rumpon mulai dipasang. Selanjutnya makhluk renik dan hewan-hewan kecil akan menarik ikan-ikan yang berukuran lebih besar yang memangsa ikan-ikan berukuran kecil.

    Kepala Bidang Pengembangan Usaha Perikanan Tangkap Dinas Perikanan Kabupaten Buton Tengah Nirwan, S.Pi, menyatakan bahwa tujuan pemberian bantuan rumpon ini adalah untuk memudahkan nelayan menangkap ikan.  Dengan adanya rumpon ini, nelayan dapat menghemat waktu dan bahan bakar, karena tidak perlu lagi mencari dan mengejar gerombolan-gerombolan ikan tetapi langsung mengarahkan kapalnya ke rumpon yang telah dipasang. Beberapa jenis ikan pelagis yang berkumpul di sekitar rumpon dan banyak ditangkap nelayan Kabupaten Buton Tengah antara lain ikan Tongkol, layang, kuwe, cakalang dan tuna.  Alat tangkap yang digunakan antara lain pancing dan gillnet.

    Rumpon yang diserahkan sebanyak 5 (lima) unit untuk 5 (lima) Kelompok Usaha Bersama (KUB), yakni di Desa Gumanano, Kancebungi dan Desa Wakambangura Kecamatan Mawasangka serta Desa Wambuloli Kecamatan Mawasangka Timur.  Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Buton Tengah, Muh. Rijal, SE., MH., berharap agar bantuan rumpon ini dapat meningkatkan produksi perikanan tangkap dan meningkatkan pendapatan nelayan di Kabupaten Buton Tengah.

  • Dinas Perikanan Buton Tengah Gelar Sarasehan Peraturan Perundang-Undangan Bidang Kelautan dan Perikanan

    Dinas Perikanan Buton Tengah Gelar Sarasehan Peraturan Perundang-Undangan Bidang Kelautan dan Perikanan

    Dinas Perikanan Kabupaten Buton Tengah melaksanakan kegiatan Sarasehan Peraturan Perundang-Undangan Bidang Kelautan dan Perikanan di Aula Kantor Desa Wakambangura Kecamatan Mawasangka, Selasa (21/11/2023).

    Kegiatan ini dilaksanakan setelah kegiatan Bersih Pantai memperingati Hari Ikan Nasional 2023 yang jatuh pada tanggal 21 November 2023. Kegiatan Sarasehan ini diikuti oleh nelayan, pembudidaya, POKMASWAS serta para pelaku perikanan lainnya di Desa Wakambangura dan Desa Wakambangura II Kecamatan Mawasangka.

    Tujuan kegiatan ini adalah upaya Dinas Perikanan Kabupaten Buton Tengah melalui Bidang Pengembangan Kawasan dan Pelestarian Sumber Daya Perikanan dalam meningkatkan wawasan para pelaku usaha perikanan tentang peraturan perundang-undangan kelautan dan perikanan yaitu Undang Undang No 45 Tahun 2009 perubahan dari UU No 31 Tahun 2004 tentang Perikanan agar tercipta kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sumberdaya kelautan dan perikanan yang berkelanjutan.

    Hadir dalam kegiatan ini Kepala Dinas Perikanan Buton Tengah, Danramil 1413-04 Mawasangka, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Buton Tengah yang diwakili oleh Sekretaris Dinas, Dinas Lingkungan Hidup Buton Tengah yang diwakili oleh Kabid. Pengelolaan Sampah  dan LB3, Kabid. Pengembangan Kawasan dan Pelestarian Sumber Daya Perikanan Dinas Perikanan Buton Tengah, Kepala Desa Wakambangura, Babinsa, Aparatul Desa Wakambangura, serta Staf Dinas Perikanan Buton Tengah.

    Kegiatan dengan mengusung tema “Bersama Kita Lestarikan Sumber Daya Perikanan yang Mandiri, Berdaya Saing, Berinovasi dan Berkelanjutan” dibuka langsung secara formal oleh Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Buton Tengah.

    Bertindak sebagai narasumber adalah Kepala Dinas Perikanan dan Danramil 1413-04 Mawasangka. Dalam pemaparannya Kadis Perikanan, Muh. Rijal menekankan pentingnya menjaga dan melestarikan sumber daya perikanan yang ada di Buton Tengah, menghindari penggunaan bahan dan alat penangkapan yang tidak ramah lingkungan seperti bom ikan dan potasium yang dapat merusak terumbu karang dan mencemari laut dari bahan-bahan yang berbahaya, pencemaran limbah, penangkapan secara ilegal serta tidak membuang sampah dilaut. Beliau juga menekankan pentingnya peran aktif dari berbagai pihak dalam turut serta mengawasi sumberdaya perikanan yang ada di Buton Tengah khususnya di wilayah Kecamatan Mawasangka karena kawasan laut di wilayah ini masih cukup baik sehingga perlu dijaga untuk keberlanjutannya.

  • Genjot Produksi Perikanan Tangkap, Dinas Perikanan Buteng Serahkan Bantuan 13 unit Kapal ukuran lebih kecil dari 5 GT bagi Nelayan di Kecamatan Talaga Raya dan Kecamatan Mawasangka Timur

    Genjot Produksi Perikanan Tangkap, Dinas Perikanan Buteng Serahkan Bantuan 13 unit Kapal ukuran lebih kecil dari 5 GT bagi Nelayan di Kecamatan Talaga Raya dan Kecamatan Mawasangka Timur

    Pemerintah Kabupaten Buton Tengah melalui Dinas Perikanan terus melakukan upaya positif dan konsisten dalam rangka meningkatkan kesejahteraan nelayan yang ada di Buton Tengah.  Salah satu Upaya yang dilakukan adalah dengan memfasilitasi pemberian bantuan kapal penangkapan ikan yang berukuran lebih kecil dari 5 GT untuk mendorong peningkatan produksi perikanan tangkap melalui pengelolaan sumberdaya ikan yang Lestari dan berkelanjutan.   

    Kepala Bidang Pengembangan Usaha Perikanan Tangkap Dinas Perikanan Kabupaten Buton Tengah, Nirwan, S.Pi menyampaikan bahwa bantuan kapal yang diserahkan tersebut didesain dengan memperhatikan kebutuhan nelayan agar dapat menangkap ikan lebih jauh dari pesisir Pantai (memperluas daerah fishing ground).  Harapannya adalah setelah bantuan tersebut diberikan dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan hasil tangkapan nelayan yang berkontribusi terhadap pendapatan nelayan.  Kelompok nelayan penerima bantuan juga diberikan buku laporan untuk dilaporkan kepada Dinas Perikanan Buton Tengah.  Penyerahan buku laporan tersebut bertujuan agar setiap penerima bantuan dapat berkontribusi terhadap pendataan hasil tangkapan ikan.

    Bantuan kapal yang diserahkan kepada nelayan sebanyak 13 (tiga belas) unit, dengan rincian 11 (sebelas) unit diserahkan kepada 11 (sebelas) Kelompok Usaha Bersama (KUB) di Kecamatan Talaga Raya dan 2 (dua) unit diserahkan kepada 2 (dua) Kelompok Usaha Bersama (KUB) di Kecamatan Mawasangka Timur.  Bantuan tersebut dilengkapi dengan sarana pendukung, antara lain: senter kepala, lampu navigasi, life jacket, tasi dan mata pancing.

    “Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Buton Tengah Muh. Rijal, SE., MH., dalam arahannya pada saat penyerahan bantuan menyampaikan bahwa bantuan kapal ini harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya dan tidak boleh diperjualbelikan atau dipindah tangankan kepada pihak lain.  Bantuan kapal ini semata-mata digunakan untuk menangkap ikan, sehingga bantuan yang diberikan dapat mendorong aktivitas penangkapan yang lebih produktif” ujarnya. (18.10.23).

    Sariadin, Nelayan penerima bantuan kapal yang berasal dari Desa Talaga Besar menyampaikan sangat bersyukur bisa menerima bantuan kapal tersebut.  “Kami sangat bersyukur dengan adanya bantuan ini.  Bantuan kapal ini sudah lama kami idam-idamkan dan sangat membantu kami dalam penangkapan ikan khususnya ikan tuna. Kami berharap dengan bantuan ini kami bisa mendapatkan hasil yang lebih baik lagi karena bisa menjangkau daerah penangkapan yang lebih jauh dan dapat digunakan untuk bermalam di laut”.

  • Buton Tengah Sebagai Sentra Budidaya Lobster

    Buton Tengah Sebagai Sentra Budidaya Lobster

    Hasil survei para ahli yang menyatakan bahwa Buton Tengah merupakan surganya emas bawah laut untuk Lobster serta tekad Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Buton Tengah Muh. Rijal untuk menjadikan Kabupaten Buteng sebagai Lumbung Lobster di Sulawesi Tenggara sangatlah beralasan, dengan melihat potensi bibit lobster yang berlimpahnya yang ada di Selat Spelman sekitar Kecamatan Mawasangka.
    Salah satu bukti nyata berlimpahnya bibit lobster di Kecamatan Mawasangka dapat dilihat dari ketersediaan bibit lobester setiap saat ada permintaan.

  • Dinas Perikanan Kabupaten Buton Tengah Berikan Bantuan Bedah Upi Kepada Kelompok Pengolah Daging Rajungan di Desa Lolibu Kecamatan Lakudo

    Dinas Perikanan Kabupaten Buton Tengah Berikan Bantuan Bedah Upi Kepada Kelompok Pengolah Daging Rajungan di Desa Lolibu Kecamatan Lakudo

    Dinas Perikanan Kabupaten Buton Tengah berikan bantuan berupa bedah UPI (Unit Pengolahan Ikan) kepada kelompok Usaha Mandiri Assurthon yang berlokasi di Dusun Litongku Desa Lolibu Kecamatan Lakudo Kabupaten Buton Tengah, Sulawesi Tenggara.

    Bantuan bedah upi yang diberikan berupa perbaikan bangunan serta bantuan sarana dan prasarana pendukung pengolahan lainnya. Anggaran untuk kegiatan bedah UPI ini berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Dinas Perikanan Kabupaten Buton Tengah Tahun Anggaran 2023.

    Kepala Dinas Perikanan Buton Tengah, Muh. Rijal dalam keterangannya pada (20/11/2023) menegaskan tujuan pamberian bantuan bedah UPI kepada kelompok usaha mandiri assurthon ini adalah guna meningkatkan jumlah produksi serta meningkatkan nilai mutu produk yang dihasilkan.

    “Bedah UPI yang kita berikan berupa perbaikan bangunan dan pemberian peralatan pengolahan. Pertama perbaikan bangunan dilakukan untuk memenuhi persyaratan keamanan pangan serta mutu produk. Perbaikan instalasi pembuangan air limbah atau pembuatan saluran limbah dari UPI ke tempat yang dipersyaratkan, sehingga tidak menjadi sumber kontaminasi bagi produk yang dihasilkan dan tidak menimbulkan dampak gangguan bagi masyarakat sekitar. Kedua pamberian peralatan pengolahan untuk mengganti atau melengkapi peralatan pengolahan yang sudah dimiliki dalam rangka peningkatan produksi, mutu dan nilai tambah serta kapasitas produksi”. Ungkapnya

    Beliau juga menuturkan harapanya dengan bantuan bedah UPI ini bisa memberikan manfaat tidak hanya pada kelompok penerima tapi juga pada masyarakat yang ada disekitanya dengan peningkatan pembukaan lapangan kerja dan dapat meningkatkan nilai ekonomi masyarakat.

    Perlu diketahui kelompok usaha mandiri assurthon ini merupakan kelompok usaha yang bergerak dibidang pengolahan ikan khususnya daging kepiting rajungan. Bahan baku berupa kepiting rajungan didapatkan langsung dari hasil tangkapan nelayan masyarakat sekitar dan di wilayah Buton Tengah laiinya. Serta pekerjanya langsung dari masyarakat sekitar. Sehingga kelompok usaha ini benar-benar telah menggerakkan ekonomi Buton Tengah khususnya masyarakat Desa Lolibu.

  • Dinas Perikanan Kabupaten Buton Tengah Melaksanakan Gerakan Bersih Pantai dan Laut di Kecamatan Mawasangka dalam Rangka Memperingati Hari Ikan Nasional

    Dinas Perikanan Kabupaten Buton Tengah Melaksanakan Gerakan Bersih Pantai dan Laut di Kecamatan Mawasangka dalam Rangka Memperingati Hari Ikan Nasional

    Dinas Perikanan Kabupaten Buton Tengah menggelar aksi gerakan bersih pantai dan laut di sepanjang pesisir pantai Kecamatan Mawasangka Kabupaten Buton Tengah pada Selasa (21/11/2023).

    Gerakan bersih pantai dan laut tersebut dilaksanakan dalam rangka memperingati sekaligus menyemarakan hari ikan nasional yang jatuh pada 21 November 2023. Gerakan aksi ini dilaksanakan disepanjang pesisir pantai Kecamatan Mawasangka yaitu Desa Gumanano, Kancebungi, Wakambangura, Wakambangura II, Napa, Balobone, Kelurahan Watolo dan Mawasangka dimana Desa Wakambangura menjadi titik fokus pelaksanaan kegiatan.

    Gerakan bersih pantai dan laut ini diikuti bersama oleh masyarakat di setiap lokasi, para aparat desa, Tim dari Dinas Perikanan serta anak sekolah yang juga turut andil mengikuti kegiatan ini.

    Kepala Dinas Perikanan Buton Tengah, Muh. Rijal yang turut serta mengikuti gerakan tersebut menegaskan bahwasanya kegiatan bersih pantai ini bertujuan untuk meningkatkan kepedulian dan partisipasi masyarakat dalam menjaga laut dan pesisir pantai dari sampah khususnya sampah plastik. Selain itu beliau juga menuturkan kegiatan ini sebagai langkah konkret upaya menumbuhkan kesadaran bersama untuk menjaga pesisir pantai dan dan ekosistem laut agar tetap terjaga.

    “Kita berharap kegiatan ini bisa menjadi contoh dan langkah konkret untuk mewujudkan kepedulian terhadap lingkungan disekitar kita khususnya di laut agar ekosistem tetap bersih dan terjaga”. Ungkapnya

    Dikesempatan yang sama Kepala Bidang Pengembangan Kawasan dan Pelestarian SDP Dinas Perikanan Kabupaten Buton Tengah menjelaskan bahwasanya kegiatan bersih pantai dan laut ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahunnya oleh Dinas Perikanan Buton Tengah dalam rangka menjaga dan melestarikan sumber daya perikanan.

  • Karamba Percontohan Dinas Perikanan Kab.Buton Tengah

    Karamba Percontohan Dinas Perikanan Kab.Buton Tengah

    Dinas Perikanan Kabupaten Buton Tengah memiliki Karamba Percontohan untuk Budidaya Lobster. Karamba ini dilengkapi dengan pincara. Bantuan ini bersumber dari Dana Alokasi Umum Tahun Anggara 2022.

    Kepala Dinas Perikanan, Muh. Rijal,SE.,MH menyatakan “Karamba ini digunakan sebagai percontohan untuk meningkatkan produktivitas masyarakat nelayan dalam melakukan budidaya Lobster di perairan Kab. Buton Tengah Khususnya di perairan Teluk Liana Banggai yang notabene merupakan kawasan teluk yang cocok untuk budidaya Lobster sesuai  potensi yang dimiliki”.Ungkapnya

  • 14 Kelompok Pembudidaya Ikan Menerima Bantuan Cool Box Dari Dinas Perikanan Kabupaten Buton Tengah

    14 Kelompok Pembudidaya Ikan Menerima Bantuan Cool Box Dari Dinas Perikanan Kabupaten Buton Tengah

    Dinas Perikanan Kabupaten Buton Tengah melalui Bidang Pengembangan Usaha Perikanan Budidaya menyerahkan bantuan Coolbox untuk Pembudidaya Ikan pada tanggal 27 September dan 29 September 2023.

    Bantuan Coolbox ini diberikan pada 14 (Empat Belas) kelompok Pembudidaya yang tersebar di beberapa desa  yakni, Kelompok “Karamba Jaya” Desa Onewaara, Kelompok “Waara Imo” Desa Waara, Kelompok “Boneoge Kaenta” Kelurahan Boneoge, Kelompok “Bobara Madongka” Desa Madongka, Kelompok “Wajogu Bersatu” Desa Wajogu, Kelompok Lolibu Sejahtera Desa Lolibu, Kelompok Mutiara Lobster Kelurahan Wotolo, Kelompok “Lobster Karang” Desa Wakambangura, Kelompok “Biota Laut” Desa Kancebungi, Kelompok “Kadete Bersama” Desa Lalibo, Kelompok “Bobara Maju” Kelurahan Lakorua, Kelompok “Arjuna” Desa Lanto, Kelompok “Kenta Kahitela” Desa Langkomu, Kelompok “Watorumbe Berkah” Desa Watorumbe.

     

    Bantuan Ini diserahkan Langsung oleh Kepala Dinas Perikanan Muh. Rijal, SE.,MH didampingi oleh Kepala Bidang  Budidaya Erna Yuliati, S.Pi beserta Kasi Budidaya dan Staf. Dalam Sambutannya Kepala Dinas Perikanan mengatakan “Bantuan Coolbox ini merupakan upaya pemerintah kabupaten Buton Tengah guna membantu pembudidaya dalam mempertahankan kualitas pakan dan kualitas ikan hasil panen, sehingga dapat meningkatkan harga jual, serta mendorong kelompok dalam meningkatkan produksi hasil budidaya Ikan”. Ungkapnya.

    Diharapkan bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya dalam upaya peningkatan kesejahteraan dan pendapatan pembudidaya di Kabupaten Buton Tengah.