Ciptakan pengelolaan keuangan rumah tangga nelayan yang baik, Dinas Perikanan bersama Rare Indonesia berikan pelatihan bagi calon fasilitator lokal kelompok simpan pinjam PAAP di Kawasan Mawasangka Tengah

oleh | Jun 1, 2025 | Berita | 0 Komentar

Persoalan yang dihadapi oleh masyarakat khususnya Nelayan di Kabupaten Buton Tengah hingga saat ini adalah masih rendahnya kemampuan untuk mengelola keuangan rumah tangga yang baik. Kondisi tersebut berdampak pada kondisi ekonomi nelayan yang sulit untuk mencapai kategori Sejahtera meskipun dengan ketersediaan sumberdaya yang melimpah dan pendapatan yang cukup dari setiap trip penangkapan.

Kepala Dinas Perikanan Kab. Buton Tengah, Muh. Rijal menyampaikan kepada Tim Financial Inclusive (FI) Rare melalui diskusi persiapan kegiatan pelatihan pengelolaan keuangan rumah tangga nelayan yang bertempat di salah satu rumah makan Apung Kec. Mawasangka Tengah, bahwa nelayan di Kab. Buton Tengah pada dasarnya jika ditinjau dari keuntungan yang diperoleh dari hasil penjualan ikan akumulasi di setiap trip dapat dikatakan cukup besar, namun kemudian dari keuntungan hasil penjualan tersebut belum mampu dikelola dengan baik oleh nelayan sehingga seluruh pendapatan yang diperoleh habis untuk memenuhi kebutuhan jangka pendek.

“Persoalan nelayan kita saat ini adalah perilaku konsumtif yang cukup tinggi, pendapatan yang diperoleh dari hasil penangkapan habis untuk kebutuhan jangka pendek, hanya sebagian kecil untuk ditabung dan investasikan untuk kebutuhan masa depan. Kondisi ini yang perlu kita pikirkan bersama, Ungkapnya.

Mengawali kegiatan pengelolaan keuangan rumah tangga nelayan di Aula Camat Mawasangka Tengah (29/05/2025), Mesva Hilma Selaku Senior Associate, Gender dan Inklusi Keuangan, rare memberikan pengantar awal terkait kegiatan yang akan dilaksanakan. Melalui pemaparannya, beliau menyampaikan bahwa pembelajaran pengelolaan keuangan dapat membantu masyarakat untuk mengelola dan merencanaan pendapatan hasil perikanan dengan lebih baik. Selanjutnya, masyarakat didorong untuk mengakses lembaga keuangan, baik melalui Kelompok Simpan Pinjam (KSP) maupun melalui lembaga keuangan formal setempat. KSP PAAP merupakan adaptasi dari model Village Savings and Loan Association, dimana kelompok mengelola dana yang bersumber dari anggotanya sendiri. Modal tersebutlah yang kemudian dipinjamkan ke sesama anggota. Model ini sudah diaplikasikan di Sulawesi Tenggara, dimana telah terbentuk 53 KSP PAAP dengan total 1.372 anggota dan dana tabungan terkumpul Rp 4,5 milyar selama beberapa tahun terakhir, Ungkapnya.

Kegiatan pelatihan pengelolaan keuangan rumah tangga nelayan dilakukan bertahap selama 3 (Tiga) hari. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Perikanan Muh Rijal, SE., MH selaku Ketua Tim PAAP Kab. Buton Tengah, Camat Mawasangka Tengah, Perwakilan Bank BPD Sultra dan Kepala Desa. Melalui kegiatan tersebut Kepala Dinas Perikanan Muh Rijal menyampaikan kepada peserta kegiatan untuk mengikuti kegiatan tersebut dengan sebaik-baiknya dan juga meminta kepada Pihak perwakilan Bank BPD Sultra untuk bisa bekerjasama dan memfasilitasi rumah tangga nelayan agar bisa menabung misalnya dalam bentuk simpanan Pendidikan anak.

Melalui kesempatan tersebut juga, beliau menyampaikan terkait pentingnya membangun mimpi untuk masa depan keluarga nelayan. Mimpi yang menjadi target hari ini dapat membantu nelayan untuk menjaga dan mengelola keuangan agar tidak boros. Kebiasaan yang selama ini terjadi di lingkungan nelayan adalah uang yang diperoleh hari ini habis untuk kebutuhan yang sifatnya sementara dan aktivitas belanja untuk barang yang tidak penting sangat tinggi.

Muzlimin selaku perwakilan Bank BPD Sultra menyambut positif kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Perikanan bersama Rare tersebut. Menurutnya, melalui kegiatan tersebut Bank Sultra sebagai bank Pembangunan daerah dapat memberikan pendampingan kepada masyarakat khsususnya kelompok nelayan yang tergabung dalam kegiatan tersebut membuka rekening bersama untuk keperluan Tabungan kelompok dan juga memfasilitasi pelayanan lainnya yang terkait dengan simpanan Tabungan kelompok.

Promosi Olahan Hasil Perikanan

Promosi Olahan Hasil Perikanan

Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka yang didampingi Bupati Kolaka H. Amri, S.STP.,M.Si, secara resmi membuka rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-61 Provinsi Sultra di Lapangan Gelora Kolaka pada hari Kamis 24 April 2025. Acara...