Kategori: Uncategorized

  • Studi Tiru ke Purworejo, Buton Tengah akan Kembangkan Usaha Tambak Garam di Desa Inulu

    Studi Tiru ke Purworejo, Buton Tengah akan Kembangkan Usaha Tambak Garam di Desa Inulu

    Studi Tiru Pengembagnan Usaha Tambak Garam

    Labungkari, 14 Mei 2025 – Dinas Perikanan Kabupaten Buton Tengah menggelar kunjungan lapang dalam rangka studi tiru ke Kelompok Usaha Garam Rakyat (KUGAR) Pendowo Limo, Kabupaten Purworejo, pada 08 – 09 Mei 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk mempelajari pengelolaan usaha tambak garam sebagai upaya mengembangkan sektor usaha baru di Kabupaten Buton Tengah guna meningkatkan perekonomian masyarakat. Kunjungan yang dipimpin oleh Camat Mawasangka Timur Ibu Fitri Aisa Syam, S,Si., M.Si bersama Kepala Bidang Pengembangan Kawasan dan Pelestarian Sumberdaya Perikanan Ibu Amlia, S.Pi serta Kepala Desa Inulu Bapak La Ade, ST.

    Rombongan diterima oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan Kab. Purworejo Bapak Wiyoto Harjono, S.T sekaligus memberi sambutan di Kantor Aula Dinas. Pada kesempatan yang saman Camat Mawasangka Timur selaku pimpinan rombongan diberi kesempatan menjelaskan maksud dan tujuan kunjungan studi tiru ini kepada Kepala Dinas beserta jajaran yang hadir. Ibu Fitri Aisa Syam, S,Si., M.Si menjelaskan bahwa maksud dan tujuan kunjungan ini untuk mempelajari dan menambah wawasasan terkait pengelolaan usaha tambak garam oleh Kugar Pendowo Limo. Hal ini kaitannya dengan rencana pengembangan Kawasan Demplot Tambak Garam di Desa Inulu Kec. Mawasangka Timur.

    Selanjutnya, Bapak Toto Erwanto, S.Pi selaku penyuluh perikanan sekaligus pendamping KUGAR Pendowo Limo menjelaskan bagaimana perjalanan KUGAR Pendowo Limo dari awal terbentuk hingga berhasil meningkatkan produktivitas melalui kegiatan usaha tambak garam. Di akhir paparan, Bapak Toto Erwanto, S.Pi mengajak rombongan untuk perkunjung kelokasi usaha KUGAR Pendowo Limo.

    Pada kunjungan lapang ke Lokasi usaha KUGAR Pendowo Limo, rombongan dipandu oleh Ketua Kelompok Usaha Garam Rakyat (KUGAR) Pendowo Limo Bapak Marsino didampingi Bapak Toto Erwanto dan bapak Mustofa  untuk diajak berkeliling sekaligus menjelaskan proses produksi garam mulai dari pengelolaan tambak, hinggan pemanenan. Pada kesempatan yang sama juga rombongan berkesempatan mengunjungi ke Pabrik Pengolahan Garam yaitu Kopesari Produsen Pandawa Lima Jaya.

     Ibu Amlia, S.Pi mewakili Dinas Perikanan Buton Tengah menyatakan bahwa Kab. Buton Tengah memiliki potensi besar untuk mengembangkan usaha tambak garam sebagai sektor usaha baru. “Melalui studi tiru ini, kami ingin memahami teknologi produksi pada KUGAR Pendowo Limo untuk diterapkan di Desa Inulu, Kecamatan Mawasangka Tenga, sehingga dapat membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat pesisir,” ujarnya.

    Studi tiru ini diharapkan menjadi langkah awal bagi Buton Tengah untuk membangun sektor usaha tambak garam di Desa Inulu Kec. Mawasangka Timur, mendukung pengembangan usaha baru berbasis sumberdaya lokal, dan menciptakan lapangan kerja baru.

  • Sosialisasi Pengambangan Kawasan Tambak Garam Percontohan

    Sosialisasi Pengembangan Kawasan Tambak Garam Percontohan

    Minggu, 16 Februari 2024, Dinas Perikanan Kabupaten Buton Tengah melakukan kegiatan Sosialiasi Pengembagan Tambak Garam di Desa Inulu Kec. Mawasangka Tengah yang dihadiri Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Buton Tengah sekaligus Kepala Dinas Perikanan  Bapak Muh. Rijal, SE., MH Asisten II Sekretariat Daerah, Camat Mawasangka Timur, Kepala Bidang Pengembangan Kawasan dan Pelestarian Sumberdaya Perikanan, Kepada Desa Inulu serta masyarakat Desa Inulu.

    Kegiatan Pengembagan Tambak Garam di Desa Inulu Kec. Mawasangka Timur Tahun 2025 dilakukan untuk mendorong Usaha Sektor Kelautan dan Perikanan yang berbasis sumberdaya lokal. Guna Kelancaran pelaksanaan program Pengembagan Tambak Garam tersebut maka perlu dilaksanakannya sosialisasi yang bertujuan untuk memberikan informasi mengenai kebijakan, konsep, mekanisme dan rencana pelaksanaan kegiatan serta tahapan pelaksanaan program kepada masyarakat, aparat daerah, pemangku kepentingan lainny. Hal ini dilakukan mengingat lahan yang dihibahkan untuk kegitan tersebut merupakan lahan milik Pemerintah Desa Inulu.

    Adapun persiapan yang berkaitan kegiatan tersebut telah dilakukan oleh Dinas Perikanan melalui Bidang Pengambangan Kawasan dan Pelestarian SDP, antara lain koordinasi dan konsultasi dengan pemerintah desa setempat, identifikasi lokasi, survey lokasi, serta pengujian kualitas air caon lokasi yang diusulkan. 

  • Uji Kualitas Air Calon Lokasi Tambak Garam

    Uji Kualitas Air Calon Lokasi Tambak Garam

    Pengujian Kualitas Air Usulan Calon Lokasi Pengembangan Tambak Garam

    Uji kualitas air adalah pengujian yang dilakukan untuk mengetahui kondisi air di suatu lingkungan. Uji ini dapat dilakukan untuk mengetahui kesuaian kualitassebagai calon lokasi pengembangan tambak garam

    Dalam rangka persiapan Kegiatan Pengembagan Tambak Garam Percontohan di Kec. Mawasangka Timur Tahun 2025, Dinas Perikanan Kabupaten Buton Tengah melakukan uji kualitas air pada usulan calon lokasi Pengembagan Tambak Garam Percontohan.

    Berikut Hasil Uji Kualitas air

  • Gerakan Bersih Pantai di Buton Tengah: Wujudkan Pesisir Bersih dan Lestari

    Gerakan Bersih Pantai di Buton Tengah: Wujudkan Pesisir Bersih dan Lestari

    Buton Tengah, 22 Agustus 2024 – Dinas Perikanan Kabupaten Buton Tengah menggelar kegiatan Gerakan Bersih Pantai di Pesisir Desa Watorumbe, Kecamatan Mawasangka Tengah. Kegiatan ini melibatkan Kelompok Pengelolaan Akses Area Perikanan (PAAP) Mawasangka Tengah, Pemerintah Desa Watorumbe, penyluh perikanan, mahasiswa, serta masyarakat pesisir setempat

    Aksi bersih pantai ini bertujuan untuk membangun kesadaran dan mindset masyarakat pesisir agar lebih peduli terhadap kebersihan pantai dan lingkungan tempat tinggal mereka. Dengan semangat gotong royong, para peserta membersihkan sampah-sampah yang berserakan di sepanjang pesisir, sekaligus mengedukasi pentingnya menjaga ekosistem laut.

    Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Buton Tengah Bapak Muh. Rijal, SE., MH melalui Kepala Bidang Pengembangan Kawasan dan Pelestarian SDP Ibu Amlia, S. Pi menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk melestarikan lingkungan pesisir. “Kami berharap gerakan ini dapat menginspirasi masyarakat untuk menjaga kebersihan pantai, tidak hanya hari ini, tetapi sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari,” ujarnya. Antusiasme peserta terlihat dari kerja sama yang solid dalam membersihkan pantai. Masyarakat Desa Watorumbe menyatakan komitmennya untuk terus menjaga kebersihan lingkungan pesisir demi kelestarian alam dan kesejahteraan bersama. Kegiatan ini ditutup dengan penanaman pohon bakau sebagai simbol komitmen pelestarian lingkungan. Gerakan Bersih Pantai ini diharapkan menjadi langkah awal menuju pesisir Buton Tengah yang bersih, sehat, dan lestari.